Manado, Rekam-jejak.id- Legislator Partai PDI Perjuangan Remly Kandoli mengungkapkan kegelisahannya pada Kepala Dinas PU Provinsi Sulawesi Utara saat Rapat Dengar Pendapat Komisi 3 DPRD Sulut dengan Mitra kerja terkait pembahasan KUA-PPAS APBD tahun 2026.
Pada Kepala Dinas Deicy Paath, Remly katakan sejak 1 tahun pasca dirinya jadi anggota DPRD mengalami insomnia alias susah tidur akibat banyaknya aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses namun sampai saat ini belum terealisasi.
“Kalau Ibu Kadis bilang sering ditelpon wartawan, kalau saya justru didatangi warga karena terhitung sudah 3 kali saya melaksanakan reses namun sampai saat ini belum ada satupun aspirasi masyarakat yang terealisasi,”itu yang bikin saya sulit tidur,”ungkapnya pada Kadis PU Selasa 28 Oktober 2026 diruang rapat komisi 3.
” Jujur saya malu karena sebagai anggota DPRD kami dianggap tidak berjuang memperjuangkan aspirasi masyarakat
Lanjut Kandoli katakan,
saya sebelumnya pelaut, suara saya keras. Saya bahkan biasa berkendara tidak menutup kaca, tapi kini harus tutup kaca karena malu selalu ditanyakan bagaimana hasil reses, padahal pihak.ibu yang tidak kerja,” ujar Kandoli dengan raut muka yang sedikit tegang.
Kandoli katakan, <span;>Program Astacita Presiden Prabowo adalah swasembada pangan, tapi nyatanya Irigasi dan Bendungan tidak menjadi priroritas dari Dinas.
” Kami minta juga perhatian pimpinan komisi III memfasilitasi ini,” tegasnya.
Pantauan awak media, usai menyampaikan unek uneknya, Remly langsung menyampaikan Proposal untuk perbaikan jalan serta rehabilitasi irigasi dan bendungan.
” Kami minta dialokasikan dana untuk jalan Pontak-Lobu, Ratahan- Amurang , Pangu – Atep serta , irigasi lahendong 1.2 3,”ujarnya pada Kadis PU disaksikan oleh koordinator Komisi 3 dr AF Silangen dan personil Komisi 3 lainnya.
Diwawancarai oleh wartawan usai RDP, Kandoli katakan, ^Tadi menurur ibu kadis sudah tertata yang belu. akan di tinjau adalah jalan Pangu-Atep,” ujar Remly yang kerap dipanggil Kapten oleh rekannya sesama legislator ini.
Adapun intisari dari RDP ini adalah Komisi III memastikan akan meninjau semua proyek yang dianggarkan pada APBD Induk 2026, terkait kelayakan pekerjaan dilokasi dimaksudSelanjutnya, Banggar bersama TAPD akan segera melakukan pembahasan untuk APBD Induk tahun 2026 ini yang rencananya akan dimulai Rabu 29 Oktober 2026.













