Dugaan PETI di Ratatotok Utara Mengundang Perhatian Masyarakat, Minta Langkah Bijak dari Pihak Berwenang - rekam-jejak.id

Dugaan PETI di Ratatotok Utara Mengundang Perhatian Masyarakat, Minta Langkah Bijak dari Pihak Berwenang

Screenshot 20260201 193516 Chrome

MITRA, REKAM-JEJAK.ID – Kasus dugaan praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga dilakukan Ko Kevin di kawasan Perkebunan Bohongon, Desa Ratatotok Utara, Kabupaten Mitra, Sulawesi Utara, telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat lokal. Tokoh tetua kampung menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait dampak yang ditimbulkan, yang dinilai dapat mengganggu keseimbangan lingkungan dan kelestarian alam daerah untuk masa depan.

“Kita menyadari bahwa alam adalah anugerah yang harus kita jaga bersama. Aktivitas yang diduga sebagai PETI ini telah memberikan dampak yang tidak baik bagi lingkungan sekitar, bahkan berpotensi menyebabkan bencana seperti banjir bandang yang pernah terjadi di wilayah lain. Sebagai generasi yang merawat tanah air, kita tidak dapat menyaksikan dengan pasrah jika perusakan alam terus berlanjut,” ujar tokoh tetua kampung yang enggan menyebutkan namanya dengan nada yang penuh kesadaran.

Masyarakat Ratatotok dengan penuh kesadaran mendorong Polda Sulawesi Utara untuk mengambil tindakan yang tepat dan sesuai dengan hukum yang berlaku. “Kita percaya bahwa hukum adalah landasan yang mengatur kehidupan bermasyarakat. Semua pihak harus sama di depan hukum, dan hak masyarakat atas lingkungan yang bersih serta sehat patut untuk dilindungi. Kita berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan menjadi landasan untuk menjaga keutuhan alam Ratatotok,” paparnya dengan sikap yang tegas namun penuh rasa keadilan.

Selain menuntut proses hukum yang tepat, masyarakat juga mengajak Polda Sulut serta pemerintah daerah untuk bersama-sama memperkuat sistem pengawasan dan penegakan hukum. Tujuannya bukan hanya untuk menangani kasus ini, namun juga mencegah terjadinya praktik serupa di masa mendatang dengan cara yang konstruktif.

“Ini bukan hanya tentang satu individu atau satu kasus saja, melainkan tentang bagaimana kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik bagi Ratatotok. Kita siap untuk terus berkolaborasi dengan semua pihak yang peduli, karena melindungi alam adalah tanggung jawab kita bersama untuk anak cucu yang akan datang,” tambah tokoh tetua kampung dengan sikap yang penuh kepedulian.

Sebagai bagian dari komunitas yang memiliki rasa cinta tanah air yang dalam, masyarakat Ratatotok berharap akan langkah bijak dan penuh pertimbangan dari pihak berwenang. Semoga dengan kerja sama yang baik, kita dapat menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak dan menjaga kelestarian alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Foto / Gambar : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermas, S.Pd
Kepala Sekolah SMAN 1 Manado : Jemmy James Jermas, S.Pd.
Kepala Sekolah SMKN 6 Manado : Altje Salele S.Pd.,M.Pd.
Kepala Sekolah SMKN 6 Manado : Altje Salele S.Pd.,M.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadilah Member Media Kami Rp.0,. 🙏

X