MANADO, REKAM-JEJAK.ID – Liquid Executive Bar & Lounge Manado Jadi Sarang Keributan, Masyarakat Menyampaikan Harapan Penanganan yang Optimal
Jumat, (20/02/2026)
Setelah Izin Keramaian di Cabut oleh Kepolisian, tempat hiburan malam ini masih terus beroperasi tanpa takut. Terkait dengan hal ini, Walikota Manado Andre Angouw jadi sorotan – pemerintah kota dinilai membuat aturan semaunya sendiri dan tidak menghormati langkah penegakan hukum yang telah dilakukan oleh kepolisian. Selain itu, pihaknya juga dinilai tidak perdulikan keluhan warga dan kondisi ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lokasi yang sering terjadi keributan.
Tempat hiburan malam tersebut juga dinilai sangat merusak adat istiadat daerah, mengingat terdapat aktivitas konsumsi minuman keras serta perempuan yang menggunakan busana yang dinilai tidak sesuai dengan norma lokal dalam suasana tempat hiburan tersebut.
Kejadian yang terjadi di Liquid Executive Bar & Lounge menunjukkan adanya celah dalam penegakan peraturan di Kota Manado. Penutupan izin keramaian oleh kepolisian yang tidak diikuti dengan tindakan tegas dari pemerintah kota membuat aturan terkesan tidak memiliki kekuatan mengikat, sementara keluhan warga tentang gangguan Kamtibmas dan pelanggaran nilai adat istiadat terus terabaikan. Kondisi ini tidak hanya mengancam ketertiban umum namun juga dapat merusak citra Kota Manado sebagai daerah yang menjunjung tinggi budaya dan keamanan masyarakat, serta mengganggu sinergi antara pemerintah dan kepolisian dalam menjaga ketertiban.
Walikota Andre Angouw harus segera menunjukkan komitmen yang nyata dalam menangani kasus ini dan menghormati hasil penegakan hukum oleh kepolisian. Tidak ada ruang bagi aturan yang dibuat semaunya, penegakan yang selektif, atau pengabaian kerja sama dengan institusi penegak hukum – pemerintah kota memiliki kewajiban untuk melindungi kepentingan seluruh masyarakat, bukan hanya mengizinkan pelanggaran berlanjut tanpa konsekuensi. Apakah Walikota akan memilih berdiri tegak untuk menjaga ketertiban, nilai budaya, serta kerja sama yang baik dengan kepolisian, atau tetap diam dan membiarkan kondisi memburuk hingga menimbulkan masalah yang lebih besar?
Saat Berita ini di tayangkan Awak Media sudah berusaha mengkonfirmasi hal ini melalui pesan Whats’app nomor pribadi +62 811-xxx-x36 Walikota Manado namun tidak mendapatkan balasan.

































































































