Manager Liquid Executive Bar & Lounge Manado Sebut Ada Senjata Tajam Saat Perkelahian, Klaim Telah Melakukan Pemeriksaan Pengunjung - rekam-jejak.id

Manager Liquid Executive Bar & Lounge Manado Sebut Ada Senjata Tajam Saat Perkelahian, Klaim Telah Melakukan Pemeriksaan Pengunjung

Screenshot 20260224 015843 Chrome

CATATAN PENTING: Polresta Manado Sudah Mencabut Izin Keramaian Tempat Hiburan Ini.

MANADO, REKAM-JEJAK.ID – Pernyataan manajer Liquid Executive Bar & Lounge Manado, Mario, yang menunjukkan pertentangan dengan gambaran keamanan yang ia sampaikan, pertama kali disampaikannya kepada salah satu awak media lain yang kemudian memberitakan informasi terkait peristiwa tersebut. Meski mengklaim setiap pengunjung yang masuk selalu menjalani pemeriksaan, dalam keterangannya terkait perkelahian yang terjadi, ia menyebut adanya senjata tajam di lokasi kejadian.

Screenshot 20260224 015115 Chrome
Pernyataan Mario Kepada salah satu wartawan media online.

“Karena takut dan memang sudah ada senjata tajam, maka kita keluarkan (para pihak yang terlibat). Setelah keluar, baru pecahlah kejadian kekacauan itu,” ungkap Mario saat diwawancarai pada malam Sabtu (21/2).

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi menjelang jam penutupan operasional, sekitar pukul 04.00 dini hari, sebelum memasuki bulan puasa. “Di dalam Liquid Executive Bar & Lounge Manado sendiri tidak terjadi apa-apa sama sekali. Kekacauan baru muncul ketika mereka berada di luar area tempat,” tandasnya.

“Yang perlu di pahami bahwa meskipun keributan terjadi di luar tempat usaha, konsumsi minuman keras menjadi salah satu pemicu terjadinya pertengkaran tersebut”.

Mario menyampaikan bahwa pasca kejadian, pihaknya tetap menjalankan operasional dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. “Kita telah menambah tenaga keamanan untuk memperkuat pengawasan. Selain itu, juga mendapatkan bantuan dari Sabhara Polda Sulawesi Utara, Polsek Wenang, serta polsek terkait yang wilayahnya berdekatan dengan tempat kita,” ujarnya.

Tak hanya menambah kekuatan keamanan dan bekerja sama dengan pihak berwenang, pihak tempat hiburan juga memberikan pengantar khusus bagi tamu hingga mereka benar-benar naik kendaraan sebelum pulang. “Untuk setiap tamu yang akan pulang, kami antar sampai mereka benar-benar masuk ke dalam mobil dan berangkat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap semua pengunjung sebelum memasuki area dalam. “SOP yang kami terapkan adalah melakukan body check-up serta memeriksa tas milik tamu. Bahkan permen saja tidak diperbolehkan masuk, apalagi obat-obatan yang langsung kami tahan di luar,” tuturnya.

Selain itu, Mario mengungkapkan dugaan adanya persaingan usaha yang menjadi pemicu terjadinya kekacauan yang berdampak pada tempatnya. “Kami berharap ke depannya Liquid Executive Bar & Lounge Manado bisa kembali beroperasi seperti semula. Karena jika tempat ini harus ditutup, akan sangat sulit bagi kami untuk mencari pekerjaan baru,” pungkasnya.

Sebagai informasi penting yang perlu ditegaskan, Polresta Manado telah mencabut Izin Keramaian bagi Liquid Executive Bar & Lounge Manado. Meskipun anggota kepolisian mendatangi lokasi terkait kewajiban menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tempat hiburan ini saat ini tidak memiliki izin operasional yang lengkap akibat pencabutan izin tersebut.

Foto / Gambar : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermas, S.Pd
Kepala Sekolah SMAN 1 Manado : Jemmy James Jermas, S.Pd.
Kepala Sekolah SMKN 6 Manado : Altje Salele S.Pd.,M.Pd.
Kepala Sekolah SMKN 6 Manado : Altje Salele S.Pd.,M.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadilah Member Media Kami Rp.0,. 🙏

X