Manado, Rekam-jejak.id – SMA Negeri 1 Manado kembali mengukir prestasi membanggakan melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Dari total 265 siswa yang eligible, sebanyak 87 siswa dinyatakan lolos dan diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia. Angka ini setara dengan 33 persen dari total siswa yang mendaftar.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado, Jemmy James Jermias S.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026). Menurutnya, meski jumlah siswa eligible tahun ini sedikit berkurang dibandingkan tahun sebelumnya, namun persentase kelulusan yang diraih tetap menunjukkan kualitas pendidikan yang baik.
“Kami bersyukur bisa meluluskan 87 siswa atau mencapai 33 persen. Ini capaian yang cukup baik,” ujar Jemmy Jermias.
Dijelaskannya, pada tahun 2025 lalu jumlah kelulusan mencapai 101 siswa atau sekitar 34 persen, namun saat itu jumlah siswa eligible mencapai sekitar 270 orang. “Tahun 2026 jumlah siswa eligible adalah 265 orang, jadi persentase 33 persen ini sangat membanggakan, apalagi seleksi tahun ini sudah menggabungkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan nilai raport,” tambahnya.
Para siswa yang berhasil lolos tersebut diterima di 13 PTN terbaik di Indonesia. Tiga siswa berhasil menembus seleksi ketat di Universitas Indonesia (UI) Jakarta, dua siswa di Universitas Hasanuddin (Unhas), dan yang terbanyak sebanyak 62 siswa diterima di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Selain itu, dua siswa lainnya diterima di Universitas Udayana Bali. Sementara itu, Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Yogyakarta, Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) masing-masing menerima satu siswa. Universitas Negeri Manado (UNIMA) menerima 4 siswa dan Politeknik Negeri Manado (Polneimado) menerima 6 siswa.
Secara rinci, tiga siswa yang diterima di UI masuk ke Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Komputer. Sementara di Unsrat, dari total 62 siswa yang lolos, tiga di antaranya berhasil diterima di Fakultas Kedokteran, sedangkan 59 siswa lainnya tersebar di berbagai fakultas lainnya.
Jemmy berpesan kepada seluruh siswa yang telah dinyatakan lulus untuk tetap mempertahankan tempat yang telah diperoleh. Ia menekankan bahwa persaingan masuk PTN saat ini semakin ketat.
“Saya berharap jangan ada yang mundur dari siswa yang sudah diterima lewat jalur SNBP ini, karena tidak mudah lulus masuk PTN saat ini. Saya optimis mereka semua bisa sukses ke depannya. Dan tentunya, kami berharap angka kelulusan bisa lebih banyak lagi tahun depan,” tutupnya.
Sebagai informasi tambahan, Kemendikti Saintek melalui panitia seleksi telah mengumumkan hasil SNBP pada Selasa, 31 Maret 2026. Secara nasional, tercatat sekitar 178 ribu lebih siswa lolos seleksi dari sekitar 800 ribu siswa eligible yang mendaftar.
Keberhasilan SMA Negeri 1 Manado meloloskan 87 siswa ke berbagai PTN ternama membuktikan konsistensi sekolah dalam menjaga kualitas pendidikan. Meskipun jumlah siswa eligible tahun ini lebih sedikit dan sistem seleksi semakin ketat dengan adanya penambahan nilai TKA, capaian 33 persen ini tetap menjadi bukti nyata bahwa kerja keras siswa dan pembinaan sekolah membuahkan hasil yang membanggakan. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.































































































