SOSOK SUDARYONO DIHARAPKAN KUATKAN KONEKTIVITAS PETANI DAN PROGRAM MBG

Screenshot 20260726 134813 Gallery

Manado, Rekam‑Jejak.id – Pengangkatan Dr. Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Naniek S. Deyang yang mundur karena alasan kesehatan, disambut optimisme tinggi oleh Dewan Penasehat Tani Merdeka Indonesia (TMI) Sulawesi Utara.

Melalui anggotanya, Ir. Andry Harits Umboh, M.Si., dinyatakan bahwa sosok yang akrab disapa “Mas Dar” dinilai memiliki kemampuan lebih dalam menyatukan program pertanian dan kebutuhan petani dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Mas Dar akan sanggup dan lebih menjanjikan dalam mensinergikan program‑program pertanian dan kebutuhan‑kebutuhan petani dengan program MBG,” ungkap Umboh, Minggu (26/7/2026).

Program MBG sendiri ditujukan utama bagi kelompok rentan: anak didik PAUD hingga SMA/SMK, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Pemerintah memprioritaskannya bagi masyarakat golongan ekonomi bawah serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) guna menekan angka stunting secara nasional.

Namun, salah satu tantangan yang terlihat selama ini adalah komunikasi dan konektivitas informasi antara publik dengan program yang belum berjalan maksimal, sehingga memunculkan berbagai tanggapan. Umboh meyakini kehadiran Sudaryono akan menutup celah tersebut.

“Hadirnya Mas Dar di BGN akan menyelesaikan hambatan komunikasi dan konektivitas itu, karena salah satu kekuatan beliau adalah kehandalan komunikasi serta keterampilan teknis pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, TMI Sulut berharap Dr. Sudaryono segera menyempurnakan peta jalan atau rencana induk MBG agar kembali berjalan pada jalur yang tepat, sehingga fungsi multidimensi program ini tetap kokoh dan berkelanjutan.

Di akhir pernyataannya, Umboh mengajak seluruh elemen pertanian, khususnya para petani, untuk terus menjaga produktivitas. Sebab, berjalannya program MBG secara otomatis akan meningkatkan permintaan terhadap hasil‑hasil pertanian dalam negeri.

Harapan besar tersemat pada kepemimpinan baru di BGN. Sinergi antara sektor pertanian dan pelaksanaan MBG menjadi kunci agar manfaat program benar‑benar dirasakan tepat sasaran, sekaligus menjadi penggerak ekonomi dan kesejahteraan petani lokal.

Foto / Gambar : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermas, S.Pd
Kepala Sekolah SMAN 1 Manado : Jemmy James Jermas, S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadilah Member Media Kami Rp.0,. 🙏

X
error: Content is protected !!