Senyum Tulus Pangdam XIII/Merdeka Momen Kurban, Sisi Sederhana Jenderal Bintang Dua yang Merakyat  

Screenshot 20260527 115559 FunPic

MANADO,REKAM-JEJAK.ID – Di halaman Masjid Nurul Birri, kompleks Makodam XIII/Merdeka, tergambar pemandangan yang sangat menyentuh hati saat kegiatan penyerahan hewan kurban berlangsung, Rabu (27/5/2026). Di tengah barisan hewan kurban yang akan disalurkan, wajah Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., memancarkan kebahagiaan yang begitu tulus dan bahagia. Sang Panglima Daerah Militer XIII/Merdeka itu terlihat sangat gembira, senyum lebar tak pernah lepas dari wajahnya sepanjang acara berlangsung, seolah kebahagiaan berbagi rezeki ini menjadi anugerah terindah bagi dirinya sendiri.

Apa yang terjadi di momen ini menjadi perbincangan haru dan kekaguman semua yang hadir. Berbeda dari bayangan umum tentang sosok jenderal bintang dua yang selalu berwibawa dan kaku, Mayjen TNI Mirza Agus justru tampil sangat santai, akrab, dan penuh kehangatan. Ada satu momen istimewa yang jarang sekali dilakukan oleh pemimpin setingkat beliau, namun dilakukan dengan sukacita yang luar biasa.

Di sela-sela acara, sang Pangdam terlihat mengeluarkan ponsel genggam miliknya sendiri. Tanpa menunggu bantuan staf atau fotografer resmi, beliau dengan antusias mengarahkan layar ponselnya, lalu berfoto selfie bersama para panitia dan jajaran yang hadir. Beliau mengabadikan sendiri momen kebaikan itu dengan jemarinya sendiri, tertawa renyah menikmati setiap detik kebersamaan yang ada.

Tindakan sederhana namun sangat bermakna ini menjadi bukti nyata betapa rendah hatinya seorang pemimpin besar. Bagi Mayjen TNI Mirza Agus, jabatan tinggi dan pangkat besar bukan penghalang untuk menjadi dekat dengan semua elemen. Beliau ingin merekam sendiri detik-detik berbagi kasih itu, seolah ingin menyimpan dalam ingatan pribadinya bahwa menjadi pemimpin sejati adalah saat bisa memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain.

Pemandangan ini membuat siapa saja yang melihatnya merasakan getaran haru yang mendalam. Di saat banyak pemimpin hanya hadir seremonial dan berjarak, Pangdam Mirza Agus hadir dengan seluruh hatinya. Beliau mengajarkan makna kebahagiaan yang sebenarnya, yaitu kebahagiaan yang lahir saat kita mampu berbagi dan memberi.

Para hadirin tak kuasa menahan rasa bangga dan kagum. Banyak yang mengaku terenyuh melihat sosok jenderal yang begitu mencintai kebaikan dan begitu sederhana dalam bersikap. “Beliau pemimpin tertinggi kami, bintang dua di bahu, tapi hatinya selembut sutra. Beliau senang sekali berbagi, bahkan mau bersusah payah mengabadikan sendiri momen bahagia ini. Jarang sekali ada pemimpin sebaik dan sepeka beliau,” ujar Zulkifli salah satu saksi mata dengan nada suara yang terharu.

Sosok Mayjen TNI Mirza Agus kini semakin dicintai dan dihormati, bukan hanya karena ketegasan dan kemampuan memimpinnya, tetapi karena hati kemanusiaan yang selalu terpancar dalam setiap langkahnya. Kebahagiaan yang terlukis jelas di wajahnya saat menyerahkan kurban, serta kerendahan hati mengabadikan momen itu sendiri, menjadi pesan mendalam bagi kita semua. Bahwa kekuatan sejati seorang pemimpin tidak hanya diukur dari pangkat dan tanggung jawabnya, melainkan dari seberapa besar kasih sayang dan kepeduliannya terhadap sesama, serta seberapa sederhana ia memaknai kebersamaan dengan rakyat dan bawahannya.

Foto / Gambar : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermas, S.Pd
Kepala Sekolah SMAN 1 Manado : Jemmy James Jermas, S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadilah Member Media Kami Rp.0,. 🙏

X
error: Content is protected !!