MINSEL,REKAM-JEJAK.ID – Kapolres Minahasa Selatan, AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H., turut serta dalam kegiatan silaturahmi dan penguatan kelembagaan bersama pengurus DPC ABPEDNAS se-Kabupaten Minahasa Selatan. Acara yang berlangsung tertib dan penuh khidmat ini digelar di Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan, pada Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bukti nyata kolaborasi strategis antara ABPEDNAS Sulut, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Turut hadir memimpin acara, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut yang juga Senator DPD RI, Stefanus BAN Liow, serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, Dr. Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat ABPEDNAS Sulut.

Dalam rangkaian kegiatan ini, disepakati sejumlah program krusial untuk kemajuan desa, meliputi:
– Penguatan Tupoksi: Mempertegas fungsi dan peran strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
– Jaga Dapur MBG: Komitmen memastikan ketahanan pangan melalui pemantauan langsung di lingkungan pendidikan.
– Pelestarian Lingkungan: Gerakan nyata pelestarian alam demi menjaga kualitas air dan ekosistem.
– Demokrasi Berkualitas: Bersama mengawal proses demokrasi agar berjalan aman, tertib, dan damai.
Dalam arahannya, Kajati Sulut Dr. Jacob menegaskan bahwa BPD merupakan mitra vital pemerintah dan penegak hukum. Beliau mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjadi benteng pertahanan utama dalam menjaga kedaulatan desa.
“Negara ini tidak akan berdiri kokoh jika pondasinya tidak kuat. Desa adalah sumber kehidupan, maka menjaga desa adalah kewajiban kita bersama,” tegasnya.
Sinergi ini juga difokuskan pada pengawasan Dana Desa, penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Merah Putih (KMP), serta memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Sementara itu, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Stefanus BAN Liow, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 3.000 peserta dari 167 desa di Minsel.
Beliau mengapresiasi dukungan penuh dari Kepolisian, Kejaksaan, serta Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di bawah pimpinan Bupati Franky D Wongkar dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu.
“Kehadiran aparat penegak hukum memberikan ketenangan dan kepastian hukum bagi perangkat desa. Harapan kami, melalui penguatan ini, lahir inovasi yang membawa desa menuju kemandirian ekonomi yang sejati,” tutup Stefanus BAN Liow.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam membangun fondasi desa yang kuat. Dengan penguatan kelembagaan yang terarah, diharapkan tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih profesional, transparan, dan mampu mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.


































































































