PERTINA Jalin Kerja Sama Global, Tonggak Modernisasi Tinju Nasional Menuju Panggung Dunia  

Screenshot 20260717 143939 FunPic

JAKARTA,REKAM-JEJAK.ID – Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP PERTINA) di bawah kepemimpinan Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M., mencatat langkah strategis bersejarah di kancah olahraga internasional. Organisasi ini resmi menjalin kerja sama global melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Tim Tinju Yong In University, Korea Selatan, dan Tim Tinju Chinese Culture University, Taiwan pada.Kamis,(16/07/2026).

Penandatanganan kerja sama tripartit ini menjadi tonggak penting dalam upaya PERTINA meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus mengangkat daya saing tinju Indonesia setara standar dunia. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen organisasi dalam membangun ekosistem pembinaan yang modern, dengan memadukan pencapaian prestasi dan penerapan ilmu pengetahuan olahraga atau sports science.

Dalam momen bersejarah tersebut, Ketua Umum PP PERTINA diwakili oleh Wakil Ketua Umum II. Turut hadir menyaksikan jajaran pengurus pusat lintas divisi: Kabid Hubungan Luar Negeri Mayjen TNI (Purn.) Syachrial Effendihi Siregar, perwakilan Hubungan Luar Negeri Roni Pasaribu, perwakilan Bidang Pembinaan Prestasi Vinky Montolalu, Kabid Komtek Ucok Sitompul, perwakilan IT dan Litbang Mashudi Kapahang, perwakilan Kemitraan dan Marketing Anil Gill, perwakilan Peralatan Empi Rahawarin, serta perwakilan Humas Hasbani. Kehadiran seluruh elemen ini menegaskan dukungan menyeluruh organisasi terhadap arah kebijakan yang diambil.

Ketua Umum PP PERTINA, Dr. Hillary Brigitta Lasut, menegaskan bahwa kerja sama internasional ini adalah bagian tak terpisahkan dari visi besar kepengurusannya untuk memodernisasi sistem pembinaan tinju nasional yang selama ini berjalan.

“Kerja sama ini adalah lompatan besar bagi tinju Indonesia. Kita menggandeng Yong In University dan Chinese Culture University bukan tanpa alasan, melainkan karena keduanya memiliki cetak biru yang teruji dalam menyatukan prestasi atlet dengan penerapan ilmu pengetahuan olahraga. Kehadiran Prof. Lin Yu-Ting, peraih medali emas Olimpiade, dalam ekosistem kerja sama ini akan memberikan suntikan mentalitas juara sekaligus transfer teknologi pelatihan yang sangat bernilai bagi atlet-atlet kita,” ujar Hillary.

Lebih lanjut, Hillary menjelaskan bahwa untuk mampu bersaing di panggung dunia termasuk ajang Olimpiade, Indonesia tidak lagi bisa hanya mengandalkan bakat alami para atlet semata. Diperlukan sistem pembinaan yang terukur, dukungan riset mendalam, penerapan teknologi olahraga terkini, serta kolaborasi yang terjalin dengan institusi yang sudah terbukti melahirkan atlet-atlet berkelas dunia.

Melalui kemitraan ini, PERTINA menargetkan para atlet dan pelatih Indonesia dapat memperoleh akses langsung terhadap metode latihan mutakhir, penyempurnaan ilmu kepelatihan, pertukaran wawasan dan pengalaman, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh di bidang tinju. Langkah ini sekaligus menegaskan keseriusan PP PERTINA dalam membangun fondasi pembinaan jangka panjang yang kokkit, demi mengembalikan kejayaan tinju Indonesia di berbagai ajang bergengsi mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Foto / Gambar : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermas, S.Pd
Kepala Sekolah SMAN 1 Manado : Jemmy James Jermas, S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadilah Member Media Kami Rp.0,. 🙏

X
error: Content is protected !!