MANADO,REKAM-JEJAK.ID – Muncul informasi baru terkait isu penyalahgunaan jatah bahan bakar minyak yang sedang menjadi sorotan. Disebutkan bahwa oknum wartawan yang namanya terseret dalam kasus ini, (FS), diduga pernah menerima jatah dari beberapa pihak yang diduga sebagai mafia BBM yang beroperasi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang dimaksud.Minggu,(12/07/2026).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, diduga karena merasa jatah yang diterimanya kurang, ia kemudian menyoroti aktivitas SPBU,dan menyeret nama Kapolsek dalam pemberitaannya,dengan dalil tidak bisa di bujuk dengan uang,dan tujuan untuk memberikan evek jerah,namun faktanya ia sendiri sering meminta bantuan kepada oknum yang pernah mengambil bbm di spbu yang di sorotinya.
Sumber yang dekat dengan permasalahan ini namun enggan menyebutkan identitasnya mengemukakan.
“Dia memang sering minta bantuan kepada kami. Namun saat ini kami sebenarnya sudah tidak lagi melakukan aktivitas tersebut, tapi masih saja dihubungi untuk meminta bantuan uang. Kami tetap memberikannya, walaupun nilainya hanya ratusan ribu rupiah, namun kami sering memberikannya kepadanya setiap kali ia menghubungi kami.”ujar sumber.
Informasi ini bermula dari pemberitaan yang dimuat di salah satu media daring yang menyebutkan adanya dugaan penerimaan jatah BBM solar sebanyak 800 liter di salah satu SPBU.





































































































