Ayah Korban Akan Lapor Percobaan Pembunuhan ke Polres Manado, Dokter Wiliam Terancam Jerat Hukum

Screenshot 20261012 090739 ChatGPT

MANADO, Rekam-Jejak.id — Kasus dugaan percobaan pembunuhan yang melibatkan seorang pria berinisial Wiliam yang mengaku sebagai dokter Siloam Hospital Manado bakal memasuki tahap hukum. Ayah korban, Hut Kamrin, menyatakan akan melaporkan pelaku secara resmi ke Polres Manado pada hari Selasa, pukul 10.00 siang, didampingi pengacara.Senin,(12/10/2026).

“Saya dan pengacara akan membawa anak saya Risky Monigir untuk melapor terkait dugaan percobaan pembunuhan yang dilakukan pelaku di Polres Manado,” tegas Kamrin yang juga merupakan Ketua PWI Manado.

Keputusan menempuh jalur hukum diambil karena pelaku sama sekali tidak berusaha meminta maaf kepada keluarga dalam kurun waktu 2 x 24 jam pasca kejadian.

“Saya sebenarnya berharap dia minta maaf. Tapi sudah hampir dua hari tidak ada niat sama sekali. Justru terkesan dia merasa di atas hukum. Saya tahu asal-usulnya dan latar belakangnya. Tapi saya juga tahu bagaimana hukum seharusnya berlaku untuk semua orang. Sekarang giliran saya yang maju ke ruang penyidik,” jelas Kamrin pada Minggu malam.

Keluarga telah berkonsultasi dengan Penasihat Hukum, Alfian Boham, S.H., M.H., terkait pasal yang disangkakan. Berdasarkan hasil koordinasi, pelaku akan dilaporkan dengan dugaan Percobaan Pembunuhan.

Langkah ini, kata Kamrin, juga merupakan bukti bahwa siapapun warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, tanpa memandang status sosial.

“Di media sosial masyarakat kerap pesimistis. Nah, saya ingin buktikan bahwa aparat penegak hukum dapat bertindak adil tanpa pandang bulu,” ungkap Pemimpin Redaksi KOMENTAR.ID tersebut.

Insiden bermula pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.00–03.00 WITA, saat Wiliam menabrak trafficon dan fasilitas kawasan Megamas. Risky yang saat itu bertugas mencegat kendaraan pelaku di kawasan Cafe Mistik.

“Saya minta turunkan kaca secara sopan. Tiba-tiba dia bilang ‘Oh saya tabrak aset ya?’, lalu dia mundurkan mobilnya dan hendak menabrak saya. Saya berlari, tapi dia mengejar saya menggunakan mobil dari belakang,” cerita Risky.

Pengejaran berlangsung hingga ke depan Hotel Wish Prime, di mana pelaku juga menabrak papan petunjuk lalu lintas secara brutal. Saat dikepung petugas keamanan di depan Klenteng, pelaku terlihat mabuk berat dan menantang: “Kalian mau lapor ke Kapolres dan Kapolda ya? Saya ini adik Kapolda. Silakan lapor.”

Pelaku sempat menawarkan ganti rugi namun meminta surat resmi dari kantor. Tak lama kemudian kakaknya datang dan memohon maaf kepada pihak keamanan. Mobil listrik merk Denza yang dikendarai pelaku sempat tertinggal di depan Milenium, namun dikabarkan sudah diambil pihak keluarga.

Foto / Gambar : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermas, S.Pd
Kepala Sekolah SMAN 1 Manado : Jemmy James Jermas, S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadilah Member Media Kami Rp.0,. 🙏

Close Welcome Bar
error: Content is protected !!